Muara Enim//Linksumsel-Fenomena terkait kondisi jalan rusak terus menjadi catatan bagi Pemerintah Kabupaten Muara Enim, yang mana masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui dinas terkaitnya untuk benar-benar lebih jeli dan peka melihat kondisi jalan yang dibutuhkan akses bagi masyarakatnya.
Seperti yang terjadi diwilayah kawasan RT 003 RW 002 Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim tersebut, terdapat kawasan jalan yang disebut-sebut sebagai akses tembus jalan lingkar pusat calon ibukota Kabupaten Gelumbang dengan panjang 250 meter dan lebar 3 meter lebih tersebut, warga berharap seharusnya kondisi jalan tersebut segera dibangun karena kawasan tersebut merupakan akses jalan bagi masyarakat yang berfungsi sebagai penopang perekonomian warga maupun jalan akses bagi warga selama ini.
Namun, fakta yang terjadi kondisi jalan rusak parah tersebut, justru luput dari pembangunan. Meski sudah sering diusulkan kepada pemerintah serta menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD Dapil 3 Muara Enim tersebut, namun, hingga kini mimpi warga untuk mendapatkan jalan yang diharapkan tak kunjung terealisasi.
Apalagi jalan tersebut, juga telah terdapat sebanyak 12 warga yang menghibahkan tanah sepanjang 3 meter lebih yang telah dibuat kesepakatan diatas materai antara warga dan pemerintahan kelurahan Gelumbang yang berharap jalan sepanjang 250 meter dapat segera dibangun oleh pemerintah.
Demikian hal tersebut terungkap saat media ini meninjau langsung lokasi jalan rusak dan hibah tanah dari 12 warga RT 003 RW 02 Kelurahan Gelumbang diantaranya bapak Arbain (70) yang menghibahkan tanah kepada pemerintah agar jalan tersebut segera dibangun karena merupakan aksis jalan viral bagi masyarakat.
“Ya, ada 12 warga dikawasan jalan RT 003 RW 002 Kelurahan Gelumbang ini telah dihibahkan tanah seluas 3 meter yang telah diusulkan melalui Musrenbang beberapa tahun lalu, namun, hingga akhir tahun 2025 tadi belum terealisasi ,” ujar Arbain (11/01/2026).
Sementara mengkonfirmasi Lurah Kelurahan Gelumbang Lismarama Warni, SE, melalui ketua RT 003 RW 002 Rinsani, membenarkan bahwa kondisi jalan sepanjang 250 meter yang telah diusulkan untuk dibangun serta didukung 12 warga yang menghibahkan tanah tersebut saat itu telah masuk usulan di kegiatan Musrenbang maupun diterima aspirasinya kepada salah satu anggota DPRD Dapil 3 Muara Enim bapak Nino Ardian yang menyimpulkan akan segera dibangun pada tahun anggaran 2024-2025, namun, lanjut ketua RT 003 Risnaini bahwa hingga akhir tahun 2025 tadi belum juga terealisasi dengan alasan belum kita dapatkan.
Oleh karenanya, kita berharap agar tahun 2026 ini untuk segera dibangun karena jalan tersebut merupakan akses viral bagi masyarakat dipusat calon Ibukota Kabupaten Gelumbang .
” Ya benar, jalan sepanjang 250 meter dikawasan RT 003-RW 002 Kelurahan Gelumbang ini, diminta segera dibangun yang kini kondisinya rusak parah pak, dan sudah 3 tahun ini warga berharap dan bermimpi memilki jalan yang bagus seperti jalan-jalan lainya, bahkan ada 12 warga kami menghibahkan tanah demi memikirkan orang banyak hanya untuk memiliki jalan yang diinginkan ,” ungkap Risnaini ketua RT 003 RW 002 kelurahan Gelumbang tersebut, Minggu (11/01/2026).
Sementara terpantau media ini dilokasi jalan sepanjang 250 meter yang tembus hingga kejalan lingkar menuju lokasi SMPN 1 Gelumbang dan jalan negara tersebut, akses kawasan jalan sudah dipenuhi kawasan penduduk dengan akses jalan keluar dapat menuju Sekolah Menengah Atas (SMA), dan juga akses jalan menuju Polsek Gelumbang maupun beberapa instansi pemerintah lainya.
Sementara atas kondisi jalan tersebut menurut keterangan warga lainya maupun beberapa informasi yang dihimpun, bahwa saat ini tidak sedikit warga pengguna jalan mengalami kecelakaan dan juga kesulitan melintasi jalan kawasan RT 003 RW 002 Kelurahan Gelumbang tersebut. (j.red)
Link Sumsel Sumber Informasi Independen