Paskah 2026 Berjalan Khidmat, Tokoh Lintas Agama Puji Kinerja Polda Sumsel

Palembang//Linksumsel-Polda Sumatera Selatan berhasil memastikan seluruh rangkaian ibadah Hari Raya Paskah 2026 di wilayah Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Keberhasilan ini tidak hanya menjaga stabilitas kamtibmas, tetapi juga menuai apresiasi luas dari tokoh agama lintas denominasi.

Pengamanan Paskah tahun ini dilaksanakan secara menyeluruh di seluruh kabupaten dan kota. Kondusivitas yang terjaga menjadi bukti nyata implementasi kebijakan Polri Presisi dalam menjamin kebebasan beragama serta memperkuat toleransi di tengah masyarakat.

Dalam operasi pengamanan ini, Polda Sumatera Selatan mengerahkan 2.671 personel gabungan yang terdiri dari 2.425 anggota Polri dan 246 personel TNI. Seluruh kekuatan tersebut disebar secara terstruktur untuk mengamankan 404 gereja di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan institusi dalam memastikan setiap tahapan ibadah, mulai dari Minggu hingga puncak Paskah, berjalan tanpa gangguan.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, bahkan turun langsung melakukan monitoring di sejumlah titik strategis, termasuk di Gereja Santo Yoseph.

“Keamanan adalah fondasi utama bagi masyarakat untuk beraktivitas dan beribadah dengan tenang. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan maksimal,” tegas Kapolda.

Keberhasilan pengamanan ini mendapat apresiasi langsung dari tokoh agama. Romo Paroki Gereja Santo Yoseph menyampaikan bahwa jemaat merasakan kenyamanan dan ketenangan selama ibadah berlangsung.

Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pengurus gereja, dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya suasana ibadah yang aman dan penuh kekhusyukan.

Apresiasi serupa juga datang dari tokoh lintas agama lainnya yang menilai kehadiran Polri dan TNI mampu menciptakan rasa aman secara menyeluruh, baik di kota maupun daerah.

Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi Sumatera Selatan sebagai wilayah dengan tingkat konflik sosial yang rendah atau zero conflict. Stabilitas ini menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Baca juga:  Mencegah Tindak Kejahatan Polsek Tanah Abang Gelar Razia

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi faktor utama keberhasilan pengamanan.

“Pengamanan ini adalah hasil kolaborasi antara TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas dan memperkuat toleransi di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Keberhasilan pengamanan Paskah 2026 menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam menghadirkan rasa aman sekaligus merawat kebhinekaan. Dengan pendekatan humanis dan sinergi lintas sektor, Polda Sumsel terus membangun kepercayaan publik serta menjaga harmoni sosial di Bumi Sriwijaya. (j.red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!