PALI//Linksumsel – Kepedulian dan gerak cepat ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, SH., MH., yang berhasil membantu proses pemulangan empat warga asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang sempat terlilit utang saat bekerja di perkebunan tebu wilayah Mesuji, Lampung.
Langkah responsif Firdaus Hasbullah, yang akrab disapa FH dan juga merupakan kader Partai Demokrat, dilakukan dengan cara menjalin komunikasi serta bernegosiasi langsung dengan pihak perusahaan dan penyedia tenaga kerja.
Upaya tersebut membuahkan hasil, sehingga proses pemulangan keempat warga kini tengah berlangsung.
“Kami sudah bernegosiasi dengan perusahaan penyedia. Insyaallah hari ini mereka mulai diseberangkan ke Lampung menggunakan speed boat,” ujar Firdaus Hasbullah, Rabu (9/4/2026).
Kabar tersebut juga dibenarkan oleh salah satu warga PALI bernama Chandra. Saat dikonfirmasi media melalui WhatsApp, ia menyampaikan rasa syukur karena dirinya bersama rekan-rekannya segera dapat kembali ke kampung halaman.
“Yo kak, insyaallah hari ini kami biso pulang, kato bos. Tadi kami jugo sudah ngabarin Pak Dewan Firdaus,” ungkap Chandra, Rabu (9/4/2026).
Sebelumnya, keempat warga tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah video permohonan bantuan mereka viral di media sosial pada 8 April 2026. Dalam video itu, mereka mengaku tidak dapat pulang lantaran terlilit utang selama bekerja di lokasi perkebunan.
Permasalahan itu bermula dari tawaran pekerjaan dengan iming-iming upah sebesar Rp160 ribu per hari. Namun dalam praktiknya, mereka justru hanya menerima bayaran sekitar Rp20 ribu per lorong atau kurang lebih 100 meter, jumlah yang dinilai jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kondisi tersebut membuat mereka terpaksa berutang demi membeli makan dan bertahan hidup. Situasi semakin sulit karena lokasi kerja berada di wilayah terpencil dan terpisah, sehingga akses untuk keluar dari area tersebut sangat terbatas.
Berkat kepedulian dan langkah cepat Firdaus Hasbullah, keempat warga asal PALI itu kini dipastikan dalam proses perjalanan pulang menuju kampung halaman.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting agar masyarakat lebih berhati-hati menerima tawaran kerja di luar daerah, terutama yang tidak disertai kejelasan sistem kerja, upah, dan jaminan keselamatan. (J/red)
Link Sumsel Sumber Informasi Independen