Muara Enim//Linksumsel-Sebut saja Dirmanto (40) warga Ujan Mas Kabupaten Muara Enim ini. Pasca adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Bupati Muara Enim Edison dan para pejabat Pemkab Muara Enim lainya, terkait adanya dugaan penerimaan suap kegiatan proyek disalah satu instansi pemerintah Kabupaten Muara Enim tersebut, Ia (Dirmanto.red), langsung membayar janjinya atau nazar melalui pemotongan seekor ayam jago yang nantinya daging ayam setelah dimasak untuk dimakan bersama rakyat kecil.
Kepada media ini, Dirmanto (40) mengungkapkan bahwa nazar dengan memotong ayam karena mengucapkan rasa syukur atas penegasan dari penegak hukum oleh KPK dalam memberantas praktek-praktek korupsi, seperti praktek dugaan suap yang melibatkan Bupati Muara Enim dan para pejabat lainya,serta pihak swasta (Kontraktor.red).
” Rasa syukur ini, bukan karena pasta dan bersenang-senang adanya OTT KPK di Muara Enim, melainkan bentuk apresiasi kepada penegak hukum yang berhasil mengendus praktek yang tidak sehat,” ujar Dirmanto.
Ia menambahkan, bahwa dirinya dan rekan lainnya tentunya merasa prihatin atas adanya dugaan kegiatan kotor yang dilakukan para oknum pejabat dilingkungan Pemkab.Muara Enim, yang kemudian dapat terungkap dan ditangkap oleh KPK.
” Kita dukung atas aksi Pemberantasan Korupsi disetiap lini oleh KPK, dan ini tentunya menjadi pelajaran kalau kita ingin berbenah untuk kesejahteraan masyarakat dan bukan sebaliknya,” tambah Dirmanto.
Di akhir komentar Dirmanto berharap,agar kasus OTT oleh Tim Penindakan KPK menjadi warning bagi para pejabat lainya yang ada dilingkungan Pemkab.Muara Enim tersebut, serta sembari kita menyimak dan menghormati proses hukum yang berjalan dan mari menciptakan suasana yang kondusif. (j.red)
Link Sumsel Sumber Informasi Independen