Muara Enim//Linksumsel-Mimbar dalam Khotbah Jum’at di Masjid Jamik Babusalam Gelumbang Kabupaten Muara Enim, menyinggung salah satu adanya fenomena yang memperihatinkan saa ini adalah, semakin banyaknya anak-anak di usia SMP-SMA dan generasi penerus lainnya, perlu mendapatkan perhatian khusus dari para orangtua maupun peran para pendidik untuk melakukan pengawasan karena semakin banyaknya generasi saat ini yang pulang larut malam tanpa pengawasan yang memadai.
Sebagian dari mereka terjerumus dalam pergaulan bebas, seperti meminum minuman keras, narkoba, balapan liar, tawuran, bahkan tindakan liar.
Demikian disampaikan dalam khotbah Jum’at (17/07/2026) oleh H.Sadikin Jailani, S,Sos, melalui mimbar Jum’at ini, mengajak kita semua,khususnya para generasi muda untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dengan sebenar-benarnya Taqwa menjalankan perintahnya dan berusaha menjauhi larangannya.
Kita adalah manusia yang letih oleh dunia, dipukul oleh keadaan, dihimpit oleh keadaan, dihimpit oleh kebutuhan hidup, dan diam-diam menangis memikul beban hidup. Maka, dengan kerasnya dunia ini, mari kita tingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Allah SWT berfirman, Wahai Orang-orang beriman Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,’ ucap Khotib melalui khotbahnya.
Lanjut Khotbah Jum’at tersebut, bahwa tugas kita orangtua, bukan hanya memberi makan dan pakaian saja, tapi juga menanamkan iman akhlak dan ibadah. Mari kita renungkan, Jika malam anak -anak kita pulang larut malam maupun pulang terlambat, apakah kita menanyakan kemana ia pergi? Jika anak berteman dengan lingkungan yang bebas, apakah kita menegurnya? Jika anak -anak meninggalkan sholat, apakah kita membimbingnya ataukah kita sibuk dengan urusan dunia, hingga kita lupa bahwa kelak Allah menanyakan amanah tersebut?.
Sungguh pilu ketika seorang Ayah menangis di kuburan anaknya, padahal dahulu ia tidak pernah mengingatkan anaknya untuk sholat.
Sungguh pilu, ketika seorang Ibu menyesali masa lalu padahal dahulu ia membiarkan anaknya larut dalam pergaulan bebas. Maka melalui mimbar ini kita semua sama-sama memperbaiki sebelum penyesalan datang.
“Mari kita menjaga keluarga kita dalam hal 3 perkara. Pertama :Menjaga sholat berjamaah, Rumah hidupkan dengan sholat, karena dengan sholat alam dipenuhi dengan keberkahan. Kedua: Membangun komunikasi dengan anak-anak dan jadikanlah orangtua yang selalu dekat dengan anak-anak, sehingga mereka mau bercerita tentang masalah yang dihadapi. Ketiga : Memilih lingkungan yang baik, ajak anak menghadiri masjid, majelis ilmu dan kegiatan keagamaan.
Ingatlah, harta paling berharga bukanlah rumah mewah, sawah, kendaraan. Harta yang paling berharga adalah anak yang Shaleh dan Sholeha.yanv selalu mendoakan kedua orangtuanya.
“Semoga Allah SWT menjaga anak-anak kita dari pergaulan buruk minuman keras, narkoba,tawuran, dan segala bentuk kemaksiatan, Aamin Yarobbal Alamiin,”ucap Khotib dalam khotbahnya (17/07).
Betapa kita sering mendengar berita anak-anak terluka karena tawuran Betapa orangtua sering menangis, karena anaknya terseret pergaulan yang salah, bahkan tidak sedikit yang akhirnya mendekam di penjara atau kehilangan masa depannya.
Semua itu terjadi secara tiba-tiba, maksiat besar biasanya diawali dari kelalaian kecil, pulang malam dianggap biasa, berbohong dianggap sepele, berteman dengan lingkungan buruk dianggap tidak masalah, hingga akhirnya setan menuntun dikit demi sedikit menuju kehancuran.
Kita para Ayah dan Ibu, janganlah selalu sibuk mencari nafkah, lalu lupa mengawasi anak-anak kita. Jangan sampai kita hanya mengetahui harga sembako tiap hari, tetapi tidak tahu dengan siapa anak kita bergaul. Jangan sampai kita tahu dengan isi media sosial orang lain, tetapi tidak tahu kemana anak pergi malam hari.
Sesungguhnya, anak adalah amanah, mereka lahir dalam keadaan suci, kita orang tualah yang memiliki peran besar dalam membentuk masa depan mereka.
Apabila anak tumbuh dekat dengan masjid, dekat dengan Al-Quran, dekat dengan majelis-majelis ilmu. insya Allah mereka akan menjadi penyejuk mata.
Namun bila mereka tumbuh tanpa perhatian. Tanpa pengawasan, Tanpa pendidikan agama yang cukup, maka mereka mudah menjadi mangsa Pergaulan yang menyesatkan. Firman Allah SWT: Perintahkan lah keluargamu untuk melaksanakan sholat, dan bersabarlah dalam mengerjakannya (Quran surat Thoha 132).
Demikian khotbah Jum’at di Masjid Jami Babussalam Gelumbang yang disampaikan oleh Khotib H.Sadkin Jailani, S,Sos.(17/07/2026).(j.red).
Link Sumsel Sumber Informasi Independen