PALI//Linksumsel-Kebakaran lahan yang terdapat tanaman pohon karet milik warga Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten Pali, mengalami terbakar hebat, Rabu (26/08/2026) sekitar pukul 12:30 WIB.
Terik panasnya matahari di musim kemarau saat ini, membuat api cepat menjalar dan berkobar Dilahan kebun karet milik warga Karang Agung yang hanya jarak beberapa meter dari pinggiran jalan raya rute Karang Agung -Prambatan itu.
Diketahui bahwa lahan yang berisi tanaman karet yang terbakar tersebut milik almarhum Hamidi warga Karang Agung Pali.
Sementara atas peristiwa kebakaran lahan yang membesar hebat itu, membuat warga panik dan berhamburan guna berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, seperti menggunakan ember berisikan air yang disiram ke api yang membesar itu.
Insiden kebakaran lahan tersebut, juga sempat diabadikan warga netizen melalui rekaman video yang di posting warga Net di akun Facebook yang terpantau, terdengar ibu-ibu berteriak histeris sambil menunggu jika terdapat mujizat datang yang membuat api padam.
Belum diketahui penyebab terbakarnya lahan yang terdapat tanaman pohon karet di Desa Karang Agung tersebut, namun, sejumlah warga yang nekat dan sigap menjinakkan api itu, perlahan-lahan dapat diatasi meskipun tidak begitu signifikan.
Mengomentari peristiwa tersebut, tokoh pemuda Pali, mendesak agar pemerintah agar lebih lagi meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bahayanya karhutla, apalagi saat ini tengah masuk musim kemarau yang berpotensi memicu peningkatan kebakaran.
“Keberadaan tim terpadu Damkar perlu lagi di perkuat, serta lebih lagi melakukan pemantauan agar titik hots spot dapat dikendalikan, dan juga lebih cepat melakukan komunikasi dengan desa, “ungkap Kaisar (26/08).
Ia menambahkan, bahwa keberadaan tim damkar serta anggota BKO Damkar bantuan Kabupaten, seharusnya lebih diperbanyak berada ditingkat kecamatan, agar jika terdapat karhutla dapat lebih dekat menjangkau peristiwa,”tambahnya.
Dirinya juga mengimbau, agar disaat musim kemarau saat ini masyarakat juga untuk tidak melakukan aktivitas yang bakal membahayakan serta merugikan, dan warga juga diimbau segera melaporkan jika terdapat titik api yang bakal membahayakan,”pungkasnya (J.red).
Link Sumsel Sumber Informasi Independen