Muara Enim//Linksumsel-Sebuah peristiwa yang tak diinginkan terjadi menimpa seorang siswa atas nama Alterio Gijaka 9 tahun yang bersekolah di SDN 06 Lubuk Raman Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Peristiwa terjadi yang menimpa siswa SDN 06 tersebut, lantaran dirinya mengalami kecelakaan patah tangan diruang kelas saat jam belajar hingga akhirnya sang siswa dilarikan ke rumah sakit Fadilah Kota Prabumulih.
Dari keterangan keluarga siswa tersebut, bahwa Alterio Gijaka (09) yang mengalami patah tangan itu terjadi diruang kelas saat jam belajar yang diduga akibat ulah teman-temannya bermain secara berlebihan dengan cara diduga teman-temannya mengayunkan kedua tangan dan kaki yang juga diduga melempar tubuh sang siswa hingga akhirnya alami patah tangan akibat posisi tangan kirinya tertekuk dilantai.
Sementara dalam peristiwa tersebut, selain keluarga siswa mempertanyakan peran guru maupun wali kelas karena insiden terjadi saat jam belajar yang semestinya peristiwa tersebut tidak harus terjadi.
Selain itu, kami juga mempertanyakan pertanggung jawaban moral -edukatif dari pihak sekolah, karena ini menyangkut kelalaian pihak sekolah, karena saat kejadian diwaktu jam belajar yang semestinya menjadi fokus pengawasan untuk dapat dicegah saat siswa bermain yang dapat menimbulkan bahaya.
“Ya, sekarang cucu kami dirawat di rumah sakit Fadilah Prabumulih akibat patah tangan sebelah kiri, hasil rongsen menyatakan ada keretakan dibagian tangan kirinya. Kami nilai ini ada kelalaian pengawasan karena disebut-sebut ada oknum guru main handphone,” ujar Drs Median,SH, Kakek dari siswa tersebut (30/09).
Dikatakan Median, dirinya sangat menyesalkan peristiwa itu yang semestinya tidak terjadi saat jam belajar tanpa pengawasan yang seharusnya bisa dicegah.
“Ini kami kira ada kelalaian pengawasan, kami berharap adanya kebijakan dari pihak sekolah sebagai wujud tangung jawab sekolah ,” ujar Drs Median Kakeknya Alterio Gijaka, pada media ini.(30/09)
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 06 Lubuk Raman Rambang Niru Muara Enim Musadid, belum berhasil dikonfirmasi terkait adanya insiden yang menimpa salah satu siswanya itu.
Namun, Kepala Bidang (Kabid) SD Disdikbud Muara Enim Damsi, saat dikonfirmasi media ini menyatakan, bahwa akan segera menindaklanjuti hal tersebut,” ungkap Kabid SD Disdikbud Muara Enim Damsi (30/09).
Sementara itu, Plt Kadisdikbub Muara Enim Andi Wijaya yang telah mengetahui kondisi siswa melalui bukti foto korban disalah satu ruang rumah sakit dalam posisi berbaring serta tangan kirinya yang dibalut perban tersebut menyatakan, bahwa pihaknya segera menindaklanjuti hal tersebut.” Terimakasih pak, aku sudah teruskan ke ASN/petugas yang membidangi ,” kata Plt Kadisdikbud Muara Enim Andi Wijaya, melalui via WhatsAppnya (30/09).
Ia menambahkan, bahwa hal itu sudah ditindaklanjuti dan tunggu laporan dari Korwil dan Kepseknya baru turun ke sekolah oleh Ibu Tri sebagai Kasi Kesiswaan besok ,” tambahnya Andi Wijaya.
Sementara terpantau, kini kondisi siswa SDN 06 Lubuk Raman Kecamatan Rambang Niru atas nama Alterio Gijaka 9 tahun tersebut, masih tengah berbaring dirumah sakit Fadilah Kota Prabumulih menjalani perawatan. (j.red)
Link Sumsel Sumber Informasi Independen