Palembang//Linksumsel – Usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, SH., MH, langsung bergerak cepat dengan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (26/3/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran terbaru, sekaligus menyoroti kondisi infrastruktur SMA/SMK sederajat di wilayah Kabupaten PALI yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Firdaus menegaskan pentingnya pelaksanaan SPMB yang transparan, adil, dan berpihak kepada masyarakat daerah, khususnya bagi calon peserta didik di Kabupaten PALI agar memperoleh akses pendidikan yang layak dan merata.
“Kami mendorong agar pelaksanaan SPMB tahun ini benar-benar mengedepankan asas transparansi dan keadilan, khususnya pada jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat di PALI terkait penerimaan siswa baru,” ujar Firdaus.
Tak hanya membahas penerimaan siswa baru, politisi Partai Demokrat tersebut juga secara khusus menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi sekolah tingkat SMA/SMK sederajat di Kabupaten PALI.
Menurutnya, sejumlah sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, mulai dari kekurangan ruang kelas, fasilitas belajar yang belum memadai, hingga kebutuhan rehabilitasi bangunan sekolah yang mendesak untuk segera ditindaklanjuti.
“Untuk SMA/SMK atau sederajat di PALI, kami melihat infrastruktur yang masih cukup terbatas, mulai dari kekurangan ruang kelas, fasilitas belajar yang belum memadai, hingga kebutuhan rehabilitasi bangunan. Ini perlu segera mendapat perhatian dan intervensi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” tegasnya.
Firdaus juga mengungkapkan bahwa di beberapa sekolah, khususnya di wilayah Tanah Abang, masih terdapat kondisi yang cukup memprihatinkan, seperti belum tersedianya pagar sekolah sehingga hewan ternak dapat bebas masuk ke area lingkungan pendidikan.
Selain itu, sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten PALI juga dinilai masih membutuhkan dukungan berupa fasilitas praktik dan perlengkapan pembelajaran yang lebih memadai, agar mampu menunjang peningkatan kualitas lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Melalui koordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Firdaus berharap seluruh persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara konkret, sehingga pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten PALI dapat terus diwujudkan.
“Kami berharap langkah ini dapat menjadi jawaban atas berbagai persoalan pendidikan yang ada, sekaligus memperkuat komitmen bersama antara DPRD, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten PALI,” tutup Firdaus. [K41]
Link Sumsel Sumber Informasi Independen