Tidak Terawat & Semerawut, Simpang SMA Negeri 1 Gelumbang Diharapkan Dipercantik, Ini Penegasan TOMAS Gelumbang

Muara Enim//Linksumsel-Keindahan apapun jenisnya, apakah itu taman dipinggiran jalan raya maupun sejenisnya sangat penting untuk meningkatkan kualitas udara melalui penyerapan polusi, mengurangi efek panas perkotaan, serta meredam kebisingan lalulintas.

Secara estetika, taman mempercantik kota, mengurangi stres pengemudi, dan meningkatkan keselamatan dengan memberikan batas visual yang menenangkan lalulintas.

Demikian pentingnya keindahan taman di pinggiran jalan raya yang diinginkan kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, yang mana terpantau keberadaan seperti taman pinggiran jalan raya tersebut, namun, fakta dilapangan keberadaan lahan pinggiran jalan raya Gelumbang tersebut terlihat sangat semerawut, dan tidak terawat kondisinya, serta terdapat rangka-rangka baja banner berkarat yang dibiarkan begitu saja dan tidak terawat.

Adapun lokasi seperti bak taman yang terpantau semerawut tersebut, tepat di persimpangan 3 (tiga) SMA Negeri 1 Gelumbang dan SMA PGRI Gelumbang, serta Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Syuhratul Islam Gelumbang sebelum Polsek Gelumbang.

Menurut Japri, S.Sos, salah satu tokoh masyarakat (Tomas) Gelumbang atas adanya kondisi tersebut, mengungkapkan, bahwa kondisi semerawut bak taman pinggiran jalan raya simpang SMA Negeri 1 Gelumbang tersebut, sudah lama kondisinya semerawut seperti itu, dan jika nanti ramai lagi saat jelang Pilkada dan Pileg maupun Pilgub serta Pilpres bakal penuh lagi baliho terpampang dilokasi tersebut.

“Pinginnya lokasi bak taman itu indah dan rimbun pepohonan agar berfungsi sebagai penyerap polusi, seperti adanya tanaman menyerap CO2, dan menyaring debu serta polutan kendaraan bermotor ,’ ungkap Japri, S.Sos, yang juga pemerhati lingkungan itu.

Dikatakan Japri, S,Sos, bahwa keberadaan suatu taman pinggiran jalan raya tersebut, selain sebagai keindahan, juga sebagai paru-paru kota yang menghasilkan oksigen segar, meningkatkan kualitas udara secara keseluruhan, serta berfungsi sebagai peredam panas dan suara karena terdekat pepohonan yang memberikan keteduhan, mengurangi suhu (efek urban heat island), dan meredam kebisingan, serta pengendalian air yang membantu meresap air hujan, mengurangi resiko genangan/banjir di jalan raya.

Baca juga:  Polsek Penukal Abab Laksanakan Pengamanan Musrembang di Desa Betung Selatan

“Kalau kondisi dipinggiran jalan raya simpang SMA Negeri 1 Gelumbang semerawut seperti itu sudah lama, namun, semua kembali keinginan dan niat dari pihak pemerintah serta dinas terkait, terlebih lagi kalau CDOB Gelumbang resmi jadi Kabupaten, tentunya kita sudah punya ikon atau landmark untuk taman kota daerah, dan apakah hal tersebut sebagai langkah positif atau sebaliknya ,” tutup tokoh masyarakat Gelumbang Japri, S,Sos, yang berharap Lurah atau Camat agar dapat mengambil inisiatif terhadap hal tersebut demi kelestarian lingkungan. (J.red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!