Cegah Karhutla Meluas, Polres OKU Timur Berhasil Antisipasi 116 Titik Api

OKU Timur//Linksumsel-Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Timur (Polres OKU Timur), Polda Sumatera Selatan, berhasil melakukan pencegahan terhadap 116 potensi titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama periode Juli hingga Agustus 2026.

Langkah pencegahan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama TNI, BPBD Kabupaten OKU Timur serta para pemangku kepentingan dalam memperkuat mitigasi Karhutla, khususnya di sejumlah wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran.

Adapun wilayah yang menjadi perhatian dalam kegiatan pencegahan meliputi Kecamatan Madang Suku I, Belitang II, Martapura, Buay Madang, Madang Suku II, dan Semendawai Suku III.

Upaya pencegahan dilakukan secara terpadu melalui patroli lapangan bersama TNI, BPBD OKU Timur dan stakeholder terkait, sosialisasi serta penyampaian imbauan kepada masyarakat, pemasangan spanduk di sejumlah titik rawan, hingga langkah penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan stakeholder yang telah bekerja maksimal dalam melakukan pencegahan Karhutla di wilayah hukum Polres OKU Timur.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kita berhasil mencegah 116 titik api. Capaian ini tidak lepas dari sinergitas seluruh pihak di lapangan serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara.

Menurutnya, pencegahan menjadi langkah utama dalam penanganan Karhutla karena setiap titik api yang dapat diantisipasi sejak dini akan mengurangi risiko kebakaran meluas dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Polres OKU Timur, lanjut Kapolres, akan terus meningkatkan patroli terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla. Langkah edukasi kepada masyarakat juga akan diperkuat sebagai bagian dari strategi pencegahan berbasis kolaborasi.

Baca juga:  Polsek Tanah Abang Monitoring Harga Sembako di Pasar Sore

“Polres OKU Timur akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan Karhutla. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Polres OKU Timur merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam mengedepankan pencegahan dan respons cepat terhadap ancaman Karhutla.

“Pencegahan 116 titik api menunjukkan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah membesar, tetapi dimulai dari deteksi dini, patroli, edukasi masyarakat dan sinergitas seluruh stakeholder. Polri akan terus hadir untuk memastikan potensi Karhutla dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla. Kesadaran masyarakat, dukungan pemerintah daerah, sinergitas TNI-Polri serta kecepatan petugas di lapangan menjadi kunci dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(j.red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!