Dikepung Kabut Asap Pekat, Sejumlah Armada Batu Bara di Kawasan Jalan Servo Berjalan Merayap

PALI//Linksumsel-Jalan Servo khusus angkutan batu bara dari arah Lahat menuju kawasan pelabuhan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), juga tak luput dari sasaran kabut asap tebal dan pekat imbas adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Sejumlah armada batu bara yang dikemudikan sang sopir tersebut, tampak berjalan merayap karena terganggu jarak pandang yang nyaris tidak terlihat.

Meski sudah menghidupkan lampu mobil dengan jarak jauh, namun, jarak pandang masih terganggu akibat kawasan jalan tertutup kabut asap pekat.

Sementara kabut asap pekat dan tebal yang menyelimuti jalan servo tersebut, terpantau dengan lokasi dikawasan Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali.

Salah satu pengemudi armada batu bara rute Lahat hingga kepelabuhan kawasan Kabupaten Pali tersebut, mengungkapkan rasa cemasnya atas adanya kabut asap yang menutupi jalan servo khusus angkutan batu bara ini. “Ya, terpaksa pelan -pelan jalan merayap pak, kalau tidak hati-hati dan waspada bakal celaka nanti ,,” ungkap EG (40) sang pengemudi armada batu bara yang akan bongkar muatannya di KM 36 Lunas Jaya Pali tersebut (14/10)

Dikatakan EG, kalau situasi normal sebelum ada asap Karhutla ini, mobil armada batu bara yang kami kemudikan dapat berjalan maksimum 60 KM dan jika kosong muatan maksimum 80 KM. Tapi saat beberapa pekan ini banyaknya kabut asap pekat tersebut, minimal berjalan 40 KM, dan berjalan layaknya seperti sepeda ontel.

“Ya, berharap kabut asap dapat cepat reda, karena imbas karhutla serta munculnya asap pekat ini, tidak hanya mengganggu perjalanan saja, tapi juga menggangu kesehatan mata ,” cetus Edi, yang juga berkesempatan mengabadikan moment perjalananya melalui rekaman video amatirnya itu, serta mengeluh harga bahan bakar jenis solar yang melambung tinggi itu. (13/10/2026).(j.red).

Baca juga:  Polsek Talang Ubi Gelar Razia Terpadu Cegah Pekat dan 3C

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!