Linksumsel//Dalam hasil sidang Isbat serta melalui konferensi Persnya Pemerintah resmi menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah/2026 jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 sehingga Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Ketetapan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menang) KH. Nasaruddin Umar dalam keterangan persnya yang digelar secara daring dan Luring, pada Minggu, 17 Mei 2026.
Sementara diketahui, bahwa makna utama Idul Adha 2026 berpusat pada nilai pengorbanan, ketaatan kepada Sang Pencipta, serta kepedulian sosial, yang direfleksikan melalui ibadah kurban dan pelaksanaan ibadah haji.
Esensi utama kurban bukanlah pada daging hewan yang disembelih,melainkan pada ketulusan dan ketaqwaan seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah SWT, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Ibadah kurban adalah wujud nyata kasih sayang dan solidaritas. Daging kurban dibagikan kepada sesama,terutama fakir miskin, untuk meratakan kebahagiaan dan mempererat tali persaudaraan.
Momentum Idul Adha 2026 yang dirayakan secara serentak di Indonesia turut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kebersamaan dan persatuan umat Islam.
Moment ini juga diwarnai dengan ibadah haji bagi yang mampu, melambangkan pelepasan dari ego duniawi untuk kembali kepada fitrah dan kesederhanaan. (j.red).
Link Sumsel Sumber Informasi Independen