PALI//Linksumsel – Kondisi memprihatinkan terlihat pada bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.
Bangunan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat pelayanan dasar masyarakat itu kini tampak reot dan sebagian kondisinya memicu kekhawatiran warga karena dinilai berpotensi membahayakan.
Ironisnya, Pustu tersebut berada tidak jauh dari lingkungan tempat tinggal Ketua DPRD PALI.
Fakta ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai perhatian para wakil rakyat terhadap fasilitas publik yang menjadi kebutuhan dasar warga.
Desa Pengabuan sendiri diketahui memiliki dua perwakilan di DPRD PALI, termasuk Ketua DPRD. Namun hingga kini, kondisi Pustu yang menjadi harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan justru terkesan luput dari perhatian.
Tokoh Masyarakat Abab, Sudarto, menilai kondisi Pustu yang nyaris roboh tersebut menjadi gambaran nyata belum maksimalnya perjuangan aspirasi masyarakat di tingkat legislatif.
“Kalau fasilitas kesehatan yang begitu penting saja dibiarkan rusak, masyarakat tentu bertanya-tanya. Aspirasi yang diperjuangkan selama ini sebenarnya untuk kepentingan masyarakat atau justru lebih banyak untuk kepentingan lain?” tegas Sudarto. Minggu 31/05/2026.
Menurutnya, keberadaan wakil rakyat seharusnya mampu menjadi jembatan bagi kebutuhan masyarakat, terutama menyangkut pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan warga sehari-hari.
Warga pun berharap pemerintah daerah dan para anggota DPRD PALI segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum kondisi bangunan semakin parah dan membahayakan masyarakat maupun tenaga kesehatan yang bertugas.
Kini publik menunggu langkah nyata, bukan sekadar janji. Sebab di tengah gencarnya pembangunan dan berbagai program yang diklaim berpihak kepada rakyat, masih ada fasilitas kesehatan di Desa Pengabuan yang kondisinya memprihatinkan dan seolah luput dari perhatian para pemegang kebijakan. (J/red)
Link Sumsel Sumber Informasi Independen