PALI//Linksumsel – Kondisi Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Air Itam, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menuai sorotan. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang menekankan prioritas pada kebutuhan mendesak, justru muncul proyek pemasangan paving block senilai Rp200 juta yang diduga berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD PALI.
Ironisnya, di saat proyek paving block dikerjakan, kondisi bangunan UGD disebut memprihatinkan. Sejumlah plafon mengalami kerusakan bahkan jebol, di antaranya plafon ruang utama UGD, ruang bersalin, hingga bagian samping gedung. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pasien, tenaga kesehatan, maupun keluarga pasien yang berada di dalam ruangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pemasangan paving block tersebut dikerjakan oleh CV Dua Pendawa Sakti dengan nilai kontrak mencapai Rp200 juta.
Pemerhati korupsi PALI, Boni Rolis, mempertanyakan skala prioritas dalam pengusulan program tersebut.
“Sebenarnya proyek ini untuk siapa? Kalau melihat kondisi UGD yang rusak, seharusnya yang diprioritaskan adalah perbaikan fasilitas pelayanan kesehatan, bukan justru paving block,” ujar Boni, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, sebelum mengusulkan sebuah proyek, pihak terkait seharusnya terlebih dahulu melihat kebutuhan riil di lapangan agar anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jangan sampai proyek yang dikerjakan hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara kebutuhan yang lebih mendesak justru diabaikan. Kalau seperti ini, wajar masyarakat mempertanyakan apakah proyek tersebut tepat sasaran atau justru terkesan mubazir,” tegasnya.
Masyarakat pun berharap Pemerintah Kabupaten PALI bersama instansi terkait segera mengevaluasi skala prioritas pembangunan di sektor kesehatan. Sebab, pelayanan kesehatan yang aman dan layak dinilai jauh lebih penting dibanding pembangunan infrastruktur penunjang yang belum menjadi kebutuhan mendesak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten PALI maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi bangunan UGD serta alasan diprioritaskannya proyek paving block tersebut. Linksumsel dan Teropongsumsel akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk pemberitaan yang berimbang. (J/red)
Link Sumsel Sumber Informasi Independen