Muara Enim//Linksumsel-Kecemasan yang menyelimuti hati seorang ibu akhirnya berubah menjadi rasa syukur yang tak terhingga. Setelah satu minggu diliputi kegelisahan, Yuniarti (38), seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Muara Enim, akhirnya dapat kembali memeluk anaknya yang sempat dinyatakan hilang.
Peristiwa ini bermula pada 13 April 2026, ketika Yuniarti dengan langkah lemah namun penuh harap mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Muara Enim. Ia melaporkan anaknya, Naufal Zaki Febrian (15), yang telah meninggalkan rumah sejak 4 April 2026 dan tak kunjung kembali.
Dengan suara bergetar, Yuniarti menceritakan bahwa dirinya sempat menerima kabar dari sang anak melalui sambungan telepon pada 6 April. Dalam percakapan singkat itu, Naufal mengabarkan keberadaannya.
Namun setelah itu, komunikasi kembali terputus, meninggalkan sang ibu dalam kecemasan yang semakin mendalam.
Harapan kembali muncul ketika pada hari Kamis, Naufal kembali menghubungi ibunya dan menyampaikan bahwa dirinya berada di Terminal Rambutan, Jakarta. Meski lega mendengar kabar tersebut, jarak yang begitu jauh tetap membuat hati Yuniarti diliputi kekhawatiran.
Kapolres Muara Enim melalui Ka SPKT Ipda Mustaim menjelaskan bahwa laporan tersebut langsung ditindaklanjuti sebagai dugaan orang hilang.
Pihak kepolisian juga terus memberikan pendampingan serta dukungan moril kepada keluarga, yang setiap harinya diliputi rasa cemas menanti kabar sang anak.
Dan akhirnya, kabar yang paling dinanti itu pun tiba. Naufal berhasil kembali ke Muara Enim dengan selamat, diantar oleh temannya dari Terminal Rambutan menuju Terminal Muara Enim. Momen pertemuan itu menjadi saat yang penuh haru—air mata bahagia tak terbendung saat ibu dan anak itu kembali dipersatukan.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa doa seorang ibu tidak pernah sia-sia. Di tengah kegelisahan dan ketidakpastian, harapan tetap menyala hingga akhirnya berbuah kebahagiaan.
Kini, Yuniarti kembali tersenyum, memeluk erat anaknya yang telah kembali ke rumah, tempat di mana kasih sayang selalu menunggu.(j.red).
Link Sumsel Sumber Informasi Independen