Tahun Ajaran Baru, Siswa SMPN 2 Kayuagung Belum Terima MBG, Operasional SPPG Kutaraja 1 Diduga Dihentikan Sementara

Kayuagung//Linksumsel-Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027 yang dimulai pada Senin, 13 Juli 2026, siswa-siswi SMP Negeri 2 Kayuagung dilaporkan belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagaimana yang diterima pada masa sebelumnya.

Seorang wali murid yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial YT mengatakan bahwa hingga lebih dari satu pekan sejak kegiatan belajar mengajar dimulai, para siswa belum mendapatkan pembagian MBG.

“Biasanya anak kami menerima makanan bergizi setiap hari sekolah. Namun sejak masuk tahun ajaran baru sampai sekarang belum ada pembagian,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebutuhan MBG untuk SMPN 2 Kayuagung sebelumnya disuplai oleh SPPG Kutaraja 1 yang berlokasi di Perumahan Palem Agung (Rumah Cetak), Lingkungan VI RT 12, Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Sejumlah warga sekitar menyebutkan bahwa sejak dimulainya tahun ajaran baru, aktivitas di lokasi SPPG tersebut tampak jauh berkurang dibandingkan sebelumnya. Menurut keterangan warga, dapur yang biasanya beroperasi setiap pagi kini terlihat sepi. Namun demikian, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kondisi tersebut.

Warga juga menyampaikan sejumlah keluhan terkait keberadaan dapur SPPG yang berada di tengah kawasan permukiman. Mereka menilai lokasi operasional memiliki keterbatasan lahan, termasuk tidak tersedianya area parkir yang memadai. Akibatnya, kendaraan pengangkut makanan disebut kerap berhenti menggunakan sebagian badan jalan saat proses bongkar muat, sehingga dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas.

Selain itu, beberapa warga mengaku pernah mencium bau tidak sedap saat melintas di sekitar lokasi dan mempertanyakan sistem pengelolaan limbah serta sampah dari kegiatan operasional SPPG. Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola mengenai sistem pengelolaan limbah yang diterapkan.

Baca juga:  Bentuk Kepedulian, Jajaran Polsek Talang Ubi Gelar Sholat Ghaib Untuk Anggota yang Gugur di Way Kanan

Untuk memperoleh konfirmasi, awak media telah berupaya menghubungi Angrini, selaku Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Ogan Komering Ilir. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Masyarakat dan para orang tua murid berharap pemerintah serta instansi yang berwenang melakukan pengawasan secara ketat terhadap seluruh SPPG yang menjadi penyedia MBG. Mereka berharap setiap SPPG yang beroperasi telah memenuhi seluruh persyaratan teknis, administrasi, higiene, sanitasi, dan keamanan pangan, sehingga makanan yang dikonsumsi peserta didik benar-benar bergizi, bersih, aman, dan tidak menimbulkan risiko terhadap kesehatan.

Apabila benar terdapat penghentian operasional sementara terhadap SPPG Kutaraja 1, masyarakat juga berharap pemerintah segera memberikan penjelasan resmi sekaligus memastikan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis kepada para siswa dapat kembali berjalan tanpa mengurangi standar keamanan dan kualitas pangan. (A.F)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!