K MAKI Soroti Kinerja Bapenda Lahat Terkait Minimnya Pendapatan Daerah

Sumsel//Linksumsel-Kabupaten Lahat dengan ribuan hektar IUP Batubara harusnya mendapatkan durian runtuh dari pendapatan non pajak pertambangan batubara menurut Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia.

“Namun yang terjadi malah sebaliknya, APBD daerah terkesan tersedot oleh dampak pertambangan batubara”, ujar Deputy K MAKI Feri Kurniawan Rabu 24/04/24.

“Harusnya Kabupaten Lahat sejajar dengan Muara Enim dan Musi Banyuasin dalam besaran APBD dan bukan menjadi tikus yang mati di lumbung padi”, kata deputy K MAKI tersenyum simpul.

“Kalau di hitung dengan logika akal sehat dari orang yang waras pikiranya, keuntungan para tengkulak batubara mungkin 5 kali besaran APBD”, jelas Feri Kurniawan

“Bapenda Lahat harusnya inovatif dalam mencari sumber – sumber pendapattan daerah dan berkoordinasi serta meminta pemerintah pusat masalah diregulasi pendapat non pajak terkait pertambangan batubara”, papar Feri Kurniawan.

“Kalau hanya duduk manis dan memungut remah – ramah serta menunggu bagian dari Provinsi maka wajar Bapenda Lahat di isue kan gagal dalam kinerja”, ungkap deputy K MAKI itu

“Butuh orang yang mempunyai kemampuan setingkat manajer konglomerasi selaku pimpinan Bapenda lahat”, ujar Feri dengan tertawa.

“Namun itu tergantung pimpinan Daerah mampu atau tidak memimpin tim Pemerintahan untuk visi misi membangun Kabupaten Lahat yg rusak parah alamnya karena pertambangan”, tutup Deputy K MAKI itu.

Baca juga:  Ruwet Pemkot Butuh PJ Walikota Mengerti Masalah, K MAKI: Berpotensi Masalah Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *