Kabut Asap Pekat Masih Selimuti Kawasan Kota Palembang, BMKG: Potensi Hujan di Sumsel Rendah

Palembang//Linksumsel-Terpantau kondisi kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti kawasan Kota Palembang, Kamis (22/10/2026) sore, hingga malam hari.

Kualitas udara adanya kabut asap pekat tersebut, mencapai level sangat berbahaya (AQI menyentuh angka 1.517 pada pagi hari dengan jarak pandang yang terbatas.

Sementara berdasarkan pantauan RRI dan data lokal pada Kamis (22/10/2026), Indeks Kualitas Udara (AQI) di Palembang sempat melonjak hingga 1.517, jauh di atas ambang batas aman dan sangat beresiko bagi kesehatan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi adanya peningkatan aktivitas titik panas di wilayah timur Palembang, terutama membentang dari kawasan Muara Padang hingga Pangkalan Lampang.

Meskipun upaya penanganan seperti Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan dry ice telah dilakukan, kabut asap tetap menebal dan membatasi jarak pandang warga.

Sementara dari prediksi BMKG adanya potensi hujan tersebut, BMKG melalui prakiraan cuaca mengungkapkan, bahwa sebagian besar wilayah di Sumatera Selatan tidak memiliki potensi hujan yang signifikan pada hari tersebut, sehingga udara kabur dan asap masih berpotensi bertahan.

Adapun Imbauan resmi yang diberikan terhadap masyarakat, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan mengenakan masker standar jika terpaksa keluar rumah. (j.red)

Baca juga:  Ketua DPRD PALI H. Ubai Dillah Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!