TERLANTAR DI PONDOK! Kakek 75 Tahun Ngaku Ditinggal Istri-Anak Saat Sakit Stroke, Hidup Menumpang di Gelumbang

Muara Enim//Linksumsel-Kondisi memprihatinkan yang kini dialami sosok seorang bernama Permadi (75), yang mengaku tinggal di Desa Tambangan Kelakar, serta memiliki identitas sebagai warga Desa Tambangan Kelekar Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim tersebut, sepertinya patut mendapatkan pertolongan dari seseorang dermawan yang peduli dengan kondisinya.

Pasalnya, dirinya kini sudah tidak bisa seperti dulu lagi yang pernah sukses sebagai petani buah semangka kala itu,dan singkat cerita kini dirinya telah mengalmi kebangkrutan ekonomi akibat terlilit hutang yang berurusan dengan sebuah bank.

Lanjut Permadi menceritakan, bahwa bukan hanya mengalami sakit stroke ringan saja, namun, terdapat juga persoalan rumah tangganya yang kini hancur karena sang istri beserta anak-anaknya meninggalkan dirinya entah kemana, tanpa lagi mengurus dirinya yang kini tengah sakit stroke ringan,” ucap Permadi (75) sambil menangis di pondok milik pindang Rita di Gelumbang tersebut (01/05/2026).

Masih dengan ucapannya Permadi (75), bahwa dirinya entah tak tau tinggal dimana lagi, karena harta yang dimiliki sudah tidak ada lagi, namun, dirinya masih berharap agar sang buah hati maupun sang istri yang meninggalkannya, dapat kembali mengurus dirinya, tapi semua itu sepertinya tidak mungkin.

“Saya ini lagi sakit stroke pak, bingung tak tau harus kemana, dan sudah 2 bulan ini saya tidur dan makan di pondok milik ibu rumah makan ini, untung saja ibu pemilik pondok ini baik, ” ujar Permadi menceritakan.

Sementara itu, pemilik pondok rumah makan pindang Rita Gelumbang mengungkapkan, bahwa dirinya kasihan melihat kondisinya dan tidak tega mengusir dirinya di pondok kami ini, namun, kita berharap terdapat sanak keluarganya agar dapat mengurus dirinya, dan kita akui, bahwa bapak ini sudah dua bulan ini berada di pondok kami yang berdekatan dengan rumah makan pindang kami.

Baca juga:  Jembatan Putus, Kapolres Muara Enim Gunakan Perahu Salurkan Bansos Ke Warga

“Kadang ada pelanggan yang usai makan istirahat di pondok ini, namun, semenjak ada bapak ini, jadinya pelanggan agak sedikit risih, berharap ada pihak yang memperhatikan kondisinya ,” ujar Ibu Rita sambil tersenyum itu.

Sementara itu, Robin salah satu warga Desa Tambangan Kelekar membenarkan bahwa bapak Permadi ini pernah tinggal dan merupakan warga Desa Tambangan Kelekar saat itu, dan saya tahu kediamannya.

“Saya tahu dengan bapak Permadi ini tinggal di Tambangan, kalau tak salah ditinggal bini samo anak karena sakit, kalau asli nyo wong jawo perantauan, info nyo rumah nyo dijual, dulu galak numpang nanam sayuran tinggal di kebon, singkat nyo, Dio pernah sukses petani sayuran dan semangko,” beber Robin (01/05).

Robin menambahkan, bahwa informasi terakhir terkait bapak Permadi, baru ini tahu ada disebuah pondok milik pindang Rita di Gelumbang yang tak jauh dari pinggiran jalan raya Gelumbang.

“Ya, mestinya meski sudah bangkrut, dan sakit stroke, setidaknya keluarga maupun pihak terkait memperhatikannya ,” terang Robin sapaan akrabnya itu.

Sementara terpantau di sebuah pondok yang ditempati sosok seorang Permadi tersebut, terpantau beralaskan tikar dan bantal yang sudah agak lusuh tersebut, serta pakaian melekat di badanya itu yang juga sudah terlihat lusuh.

Belum mendapatkan balasan saat media ini mengkonfirmasi Kepala Desa (Kades) Tambangan Kelekar Iskandar melalui Via WhatsApp, perihal menanyakan sosok seorang bernama Permadi (75) yang mengaku berstatus dan memiliki indentitas sebagai warga Desa Tambangan Kelekar Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim tersebut.(01/05/2026).

Dari Pondok milik Pindang Bik Rita Gelumbang, Media ini mengabarkan.(j.red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!